Liquidity Sweep (atau perburuan stop / Judas Swing) terjadi ketika harga secara agresif menembus level resistance, support, swing high, swing low, atau batas sesi (seperti Asian Range) untuk memicu order Stop Loss trader retail serta memancing order breakout prematur.
Setelah volume likuiditas di area tersebut terserap penuh oleh institusi besar, harga segera berbalik arah (rejection) dan ditutup kembali ke dalam rentang sebelumnya. Ciri khas utama Liquidity Sweep adalah candle dengan sumbu (wick) panjang dan penutupan (close) kembali di bawah atau di atas level kunci.
Trader SMC memanfaatkan sweep sebagai sinyal konfirmasi bahwa akumulasi/distribusi pintar telah selesai dan pergerakan sesungguhnya akan segera dimulai.