INTERBANK FX DESK ACTIVE
XAUUSD: 4.160,63 -0,35%
EURUSD: 1,12424 +0,25%
GBPUSD: 1,33323 +0,43%
USDJPY: 158,068 -0,02%
BTCUSD: 81.963,70 -0,34%
ETHUSD: 2.462,66 +0,84%
Kamus Trading

Candlestick

Jenis grafik harga yang menampilkan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan dalam satu batang untuk setiap periode waktu.

Candlestick (grafik lilin) adalah cara menampilkan pergerakan harga yang berasal dari tradisi perdagangan di Jepang dan kini menjadi standar di hampir semua platform. Setiap batang (candle) mewakili satu periode, misalnya 1 jam atau 1 hari, dan memuat empat informasi: open, high, low, dan close (OHLC).

Bagian-bagian candle:

  • Body (badan): jarak antara harga pembukaan dan penutupan. Candle naik (bullish) biasanya berwarna hijau atau putih; candle turun (bearish) berwarna merah atau hitam.
  • Wick/shadow (sumbu/ekor): garis tipis di atas dan bawah body yang menunjukkan harga tertinggi dan terendah selama periode tersebut.

Dari bentuknya, trader membaca psikologi pasar. Beberapa pola yang dikenal luas: doji (keraguan), pin bar atau hammer (penolakan harga), engulfing (pembalikan kuat), dan inside bar (konsolidasi).

Contoh: di area support, muncul candle dengan body kecil di bagian atas dan ekor bawah panjang. Artinya penjual sempat menekan harga jauh ke bawah, tetapi pembeli berhasil mendorongnya kembali sebelum candle ditutup. Ini dapat menjadi salah satu konfirmasi pembalikan naik.

Pola candlestick paling bermakna bila muncul di lokasi penting seperti support, resistance, atau searah tren, bukan berdiri sendiri.

Terakhir diperbarui 06 Oktober 2026. Materi edukasi, bukan saran investasi.

Istilah terkait

Artikel yang membahas

Telegram Gratis BUKA AKUN ECN →