INTERBANK FX DESK ACTIVE
XAUUSD: 4.160,63 -0,35%
EURUSD: 1,12424 +0,25%
GBPUSD: 1,33323 +0,43%
USDJPY: 158,068 -0,02%
BTCUSD: 81.963,70 -0,34%
ETHUSD: 2.462,66 +0,84%
Kamus Trading

Stop Loss

Perintah untuk menutup posisi otomatis pada harga tertentu demi membatasi kerugian bila pasar bergerak berlawanan dengan analisis.

Stop loss (SL) adalah perintah yang dipasang bersama atau setelah posisi dibuka, berisi harga di mana posisi akan ditutup otomatis bila pasar bergerak melawan Anda. Fungsinya membatasi kerugian per transaksi agar sesuai rencana.

Penempatan stop loss yang baik biasanya didasarkan pada struktur pasar, bukan angka acak. Misalnya, di bawah support terdekat untuk posisi beli, atau di atas resistance untuk posisi jual, dengan sedikit ruang untuk spread dan fluktuasi normal. Sebagian trader memakai kelipatan ATR (Average True Range) agar jaraknya menyesuaikan volatilitas.

Contoh: Anda membeli EUR/USD di 1,0850 karena harga memantul dari support 1,0820. Stop loss dipasang di 1,0805, di bawah support. Jarak 45 pip ini kemudian dipakai untuk menghitung ukuran lot sesuai batas risiko, misalnya 1% modal.

Beberapa hal yang perlu diingat:

  • Stop loss dieksekusi sebagai market order saat harga tersentuh, sehingga bisa terkena slippage saat pasar bergejolak atau terjadi gap.
  • Menggeser stop loss menjauh karena berharap harga berbalik adalah kebiasaan yang merusak manajemen risiko.
  • Trailing stop dapat dipakai untuk mengunci keuntungan ketika harga bergerak sesuai arah.

Terakhir diperbarui 06 Oktober 2026. Materi edukasi, bukan saran investasi.

Istilah terkait

Artikel yang membahas

Telegram Gratis BUKA AKUN ECN →