Take profit (TP) adalah perintah yang menutup posisi secara otomatis begitu harga menyentuh level target. Dengan TP, keuntungan terkunci tanpa harus memantau layar terus-menerus, dan keputusan keluar sudah dibuat dengan kepala dingin sebelum posisi dibuka.
Target biasanya ditempatkan di area yang secara teknikal berpotensi menahan harga, misalnya resistance terdekat untuk posisi beli, support untuk posisi jual, level Fibonacci, atau berdasarkan rasio risk-reward tertentu.
Contoh: Anda menjual GBP/USD di 1,2700 dengan stop loss di 1,2740 (risiko 40 pip). Support terdekat berada di 1,2620, sehingga TP dipasang di 1,2625, sedikit di atas support agar lebih mungkin tersentuh. Potensi keuntungannya 75 pip, atau rasio risk-reward sekitar 1:1,9.
Ada beberapa pendekatan dalam mengelola target:
- Satu target: sederhana dan mudah dievaluasi.
- Target bertahap: sebagian posisi ditutup di TP1, sisanya dibiarkan berjalan dengan stop loss digeser ke titik impas.
- Trailing stop: tanpa TP tetap, keluar ketika tren menunjukkan tanda berbalik.
Tidak ada pendekatan yang selalu paling unggul; yang penting konsisten dan tercatat di jurnal trading.